SMA Al Hikmah Surabaya kembali menorehkan prestasi akademik pada pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2025. Berdasarkan data resmi dari Pusat Asesmen Pendidikan 2025, rata-rata nilai TKA siswa SMA Al Hikmah Surabaya tercatat berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Pada asesmen tahun ini, sebanyak 221 siswa mengikuti TKA, dan hasil yang dicapai menunjukkan konsistensi sekolah dalam pembinaan akademik, karakter, serta budaya belajar yang terarah dan berkelanjutan.
Capaian tersebut tampak merata pada berbagai mata pelajaran, baik pada kelompok mata pelajaran wajib maupun mata pelajaran pilihan. Pada mata pelajaran wajib, hasil di atas rata-rata provinsi dan nasional terlihat pada Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Sementara itu, pada kelompok mata pelajaran pilihan, sejumlah mata pelajaran juga mencatatkan kontribusi positif terhadap capaian sekolah, di antaranya Bahasa Inggris–TL, Matematika–TL, Biologi, Fisika, Kimia, PPKN, Ekonomi, Sejarah, dan Sosiologi. Pencapaian lintas bidang ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi siswa berlangsung secara menyeluruh dan tidak hanya terfokus pada satu rumpun keilmuan tertentu.
Keberhasilan ini tidak lepas dari proses pembelajaran yang dirancang secara sistematis, pendampingan akademik yang berkelanjutan, serta penguatan karakter belajar mandiri pada diri siswa. Sinergi antara guru, orang tua, dan siswa turut menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan peserta didik menghadapi asesmen berbasis kompetensi.
Kepala SMA Al Hikmah Surabaya, Ustadz Ansari Setyo Prabowo, dalam pernyataan resmi menyampaikan, “Kami meyakini, angka hanyalah tanda. Hakikatnya adalah keberkahan dari ikhtiar yang jujur, doa yang istiqamah, dan ilmu yang dijaga adabnya. Semoga capaian ini menguatkan syukur, dan motivasi untuk terus memperbaiki diri.”
Dengan capaian rata-rata nilai TKA yang berada di atas rata-rata nasional dan provinsi, SMA Al Hikmah Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang unggul, kompetitif, dan berorientasi pada pembentukan generasi pembelajar yang berkarakter sekaligus berprestasi.
*Sumber Data: Pusat Asesmen Pendidikan 2025