Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya
Login | Hubungi kami 031-8289097

Tukang Bubur Keliling Pengantar Free Pass Sistem Informasi ITS 2021

Ahmadian Daffa Yudistira dan Naufal Firjatulloh Fano

Tukang Bubur Keliling Pengantar Free Pass Sistem Informasi ITS 2021

Ahmadian Daffa Yudistira dan Naufal Firjatulloh Fano, siswa kelas XII mipa 3 SMA Al Hikmah Surabaya ini merupakan 2 siswa yang sudah mengantongi tiket sebagai mahasiswa Sistem Informasi ITS tahun 2021. Perjuangan 2 anak ini untuk mendapatkan tiket tersebut tidaklah mudah karena keduanya harus berjuang semenjak duduk dibangku kelas X, namun dibalik perjuangan dua anak ini ada cerita-cerita yang sangat inspiratif yang bisa kita ambil pelajarannya.

                        Cerita ini berawal ketika mereka duduk dibangku kelas X SMA Al Hikmah Surabaya, mereka berdua mengikuti kompetisi BIONIX (Bussiness and IT Olympiad on Information System Expo) yang diadakan oleh Sistem Informasi ITS Surabaya. BIONIX adalah serangkaian acara Information System Expo dengan konsep kompetisi tingkat nasional yang ditujukan bagi pelajar SMA/SMK dengan menggabungkan antara bisnis dan teknologi informasi. Pada kesempatan ini mereka hanya finish diperingkat ke-7 nasional sehingga tidak bisa masuk ke babak final. Tahun berikutnya ketika mereka duduk di kelas XI mereka mencoba lagi tetapi dengan pasangan tim yang berbeda, fano dengan temannya Irfan dan daffa dengan kakak kelasnya Fathur, tim daffa berhasil masuk final dan berpeluang mendapatkan tiket free pass Sistem Informasi ITS , namun takdir mereka hanya sampai di runner up.

            Pada BIONIX 2020 kali ini merek bersatu kembali untuk berjuang menjadi yang terbaik  dimana mereka harus mendesain ide bisnis kreatif berbasis IT sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Nah bagaimana ceritanya mereka sampai bisa menjadi juara 1 dan berhak atas status sebagai Mahasiswa Sistem Informasi ITS 2021? Berikut ini kisahnya :

“ Bagaimana awal mula mendapatkan ide judul lombanya?

“ sebelum pendaftaran belum punya bekal apa-apa bahkan waktu daftar belum punya ide sampai  h-1 bulan pengumpulan. Nah waktu itu saya lagi jalan-jalan terus lihat ada pedagang bubur lagi istirahat main hp, nah dari situ saya kepikiran kenapa ndak bikin platform untuk pedagang yang mudah dioprasikan untuk mbantu meningkatkan intensitas penjualannya karena waktu itu juga kan omzet pedagang turun karena pandemi, nah dari sini lahirlah ide membuat Start Up ROOLLING ( Gerobak Dorong Keliling).

“ Menurut kalian faktor apa yang paling mempengaruhi keberhasilan ini?

“ Menurut kami doa dan dukungan orangtua dan ustadz ustadzah, Karena kalo kami lihat ide bisnis tim lain, sebenarnya ada yang lebih bagus, presentasinya ada yang lebih lancar, ppt dan videonya lebih bagus dan juga waktu itu dari sisi prototyope kami cuma pake gambar sedangkan tim lainnya sudah bener2 bisa dipakai aplikasinya, alhamdulillahnya waktu itu ide kita dari sisi substainibility lebih dari tim lain, karena kami bikin startup jadi startup itu masih memungkinkan kedepannya “. Disamping itu kami memiliki amalan istiqomah yaitu berusaha buat sholat berjamaah di masjid ustad dan sholat dhuha”.

“ Apa kesan kalian terhadap Pendampingan ustad ustadzah di SMA Al Hikmah?

“Sabar, bisa bergaul, sama bener-bener niat dalam mengajar, ndak hanya sekedar menggugurkan kewajiban, Dan juga mendidik, ndak hanya mengajar. kemudian gurunya fleksibel ustad, kita butuh apapun kapanpun pasti dibantu, trus komunikasinya juga lebih enak”.

 

Alhamdulillah Bakti kepada kedua orangtua dan Ustad ustadzahnya serta ketekunan dalam balajar dan ketawadhuan dalam bergaul menjadikan mereka siswa-siswa yang berbudi dan berprestasi yang kelak insyaAlloh menjadi pemimpin masa depan di Negeri  ini, Amiin. (AF).